Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Rencong – 2019, Polres Sabang

0

TRIBRATANEWSSABANG – Kamis (29/08/2019) Pukul 08.38 Wib bertempat di Lapangan Apel Mapolres Sabang Jln. Perdagangan Gampong Kuta Timu Kecamatan Sukakarya Sabang telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Rencong 2019 “Dalam Rangka Meningkatakan Kesadaran Kepatuhan Masyarakat Guna Mewujudkan Kamseltibcarlantas di Wilayah Hukum Polres Sabang” yang bertindak sepagai Inspektur Apel Kapolres Sabang, Akbp Syahrul, S.I.K.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
1. Asisten II Pemko Sabang, Drs. Khamaruddin.
2. Wakil Ketua I DPRK Sabang, Ferdiansyah.
3. Danlanud Maimun Saleh Letkol Pnb Yudha Irawan.
4. Danlanudal Sabang a.n. Letkol Laut A. Nouvan.
5. Dansatrad 233 Sabang, Mayor Lek Firmansyah.
6. Danlanal Sabang diwakili oleh dr. Dokter RSAL Sabang, Kapten Laut (Kes) Eko Candra Aprilianto.
7. Kajari Sabang diwakili oleh Kasi Pidum Kejari Sabang a.n. Muhammad Riza.
8. Ketua pengadilan Negeri a.n. Fauzi SH
9. Ketua MPU Kota Sabang diwakili oleh Wakil Ketua MPU Kota Sabang, Tgk. Baharuddin.
10. Para SKPK se Kota Sabang.

Pasukan Apel antara lain:
1. Seluruh Personel Polres Sabang.
2. 1 (Satu) Pleton Gabungan POM AL,POM AU dan POM AD.
3. 1 (Satu) Pleton Gabungan Personel Lanal Sabang, Lanud Mus Sabang, Satrad 233 Sabang, Kodim 0112/Sabang.
4. 1 (Satu) Pleton Personel Dishub Kota Sabang.
5. 1 (Satu) Pleton Personel Satpol PP Kota Sabang.

Rangkaian kegiatan.

1. Persiapan pasukan selesai.
2. Komandan Apel memasuki lapangan apel.
3. Inspektur Apel tiba dilapangan apel.
4. Penghormatan pasukan kepada inspektur apel.
5. Laporan komandan apel dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan.
6. Penyematan pita tanda oprasi Patuh Rencong 2019,perwakilan mengambil tempat dan laporan.
7. Amanat.

-Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt, Tuhan yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan ridho-nya, pada pagi hari ini kita dapat melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka operasi patuh rencong tahun 2019 dalam keadaan sehat walafiat.

-Apel gelar pasukan ini dilaksanakan dalam rangka mengawali pelaksanaan operasi patuh rencong tahun 2019 yang akan digelar mulai tanggal 29 agustus s.d. 11 september 2019 dl seluruh polda.

-Apel gelar pasukan ini dilaksanakan dengan tujuan, untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga diharapkan kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan target serta sasaran yang telah ditetapkan.

-Perlu kita ketahui bersama, jumlah kecelakaan lalu lintas di jalan raya masih sangat tinggi, selama pelaksanaan Operasi Patuh Rencong tahun 2019 di wilayah hukum Polda Aceh dan jajaran telah terjadi 46 kasus laka lantas, angka ini mengalami penurunan sebanyak 4 kasus bila dibandingkan dengan tahun 2017 sebanyak 50 kasus. Sedangkan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama operasi Zebra Rencong Tahun 2017 berjumlah 25 orang dan di tahun 2018 menurun menjadi 18 orang, atau mengalami penurunan sebanyak 7 orang.

-Selain itu, selama pelaksanaan operasi patuh rencong tahun 2018 juga terdapat 10.963 kasus pelanggaran, yang diselesaikan dengan tilang sebanyak 9.160 kasus dan teguran sebanyak 1.803 kasus.

-Tingginya angka pelanggaran lalu lintas tersebut sangat berkolerasi terhadap jumlah fatalitas korban, baik korban meninggal dunia, luka berat, luka ringan maupun korban materiil. Guna mengatasi permasalahan lalu lintas tersebut, perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi kamseltibcar lantas dengan memberdayakan seluruh stakeholder yang ada.

-Kita menyadari, bahwa dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut bukan hanya tanggung jawab polri, akan tetapi diperlukan partisipasi berbagai pihak/instansi pemerintah dan seluruh elemen dalam membina dan memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas.

-Amanat undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan serta resolusi PBB tentang Decade Of Action dan dijabarkan melalui Keppres nomor 4 tahun 2011 tentang rencana umum nasional keselamatan lalu lintas (Runk), di tahun 2017 pemerintah mengeluarkan peraturan pemerintah nomor 37 tahun 2017 tentang keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.

-Semua itu merupakan langkah-langkah kepedulian negara untuk:
1). Mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta Ketertiban berlalu lintas (kamseltibcar lantas);
2). Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas;
3). Membangun budaya tertib berlalu lintas;
4). Meningkatkan kualitas pelayanan publik.

-Ke empat point di atas merupakan hal yang kompleks dan tidak bisa ditangani oleh suatu institusi sendiri, melainkan harus adanya sinergitas antar pemangku kepentingan dalam menemukan akar masalah dan menentukan solusi penyelesaiannya secara tuntas dan menyeluruh.
Dalam melaksanakan amanat undang- undang, polisi lalu lintas memiliki fungsi yaitu:
1. Edukasi;
2. Engineering (rekayasa);
3. Enforcement (penegakkan hukum);
4. Identifikasi dan registrasi pengemudi dan kendaraan bermotor;
5. Pusat K3I (komunikasi, koordinasi dan kendali, serta informasi),
6. Koordinator pemangku kepentingan lainnya;
7. Memberikan Rekomendasi dampak lalu lintas; dan
8. Korwas Ppns.

-Menindaklanjuti hal tersebut di atas, institusi polri telah mengambil langkah melalui program prioritas kapolri yang dikenal sebagai program promoter (profesional, modern dan terpercaya) guna mewujudkan kamseltibcarlantas yang lebih baik, Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polisi Lalu Lintas, yang dldukung oleh satuan fungsi lainnya dengan melibatkan para pemangku kepentingan, akan melaksanakan operasi kepolisian dengan sandi Patuh Rencong 2019.

-Operasi ini dilaksanakan juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat guna mewujudkan kamseltibcarlantas.

-Pada pelaksanaan operasi patuh rencong tahun 2019 kali ini ada beberapa prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran operasi karena berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, antara lain:
1) Pengemudi sepeda motor tidak menggunakan helm sni;
2) Pengemudi melawan arus;
3) Pengendara kenderaan bermotor masih dibawah umur.

-Walaupun telah ditentukan target penindakan pelanggaran lalu lintas dalam pelaksanaan Operasi Patuh Rencong-2019 akan tetapi tidak melakukan pembiaran terhadap pelanggaran lalu lintas lainnya, melalui upaya penegakkan hukum secara tegas dan terukur terhadap pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran prioritas tersebut, maka pelaksanaan operasi ini diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi, yaitu :
1) Terciptanya situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar pada lokasi rawan kecelakaan, pelanggaran dan kemacetan lalu lintas;
2) Meningkatnya ketertiban dan kepatuhan serta disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

-Pada kesempatan yang baik ini, saya akan menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas nantinya, yaitu :
1). Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan sebagai landasan utama dalam melaksanakan tugas di lapangan;
2). Jaga keselamatan anda dalam bertugas dan siapkan serta pelihara kondisi fisik dan mental saudara untuk dapat melaksanakan operasi kepolisian dengan sebaik-baiknya;
3). Bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamseltibcar lantas;
4). Siapkan peralatan, sarana dan prasarana untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas operasi;
5). Lakukan komunikasi, koordinasi dan kedepankan kerjasama yang sinergis dan harmonis dengan seluruh instansi terkait dan segenap elemen masyarakat dalam rangka keberhasilan operasi ini.

8. Laporan komandan apel.
9. Penghormatan pasukan.
10. Pembacaan doa.
11. Inspektur apel meninggalkan lapangan apel.
12. Apel selesai, komandan apel dapat membubarkan pasukannya.

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Rencong 209 selesai pada pukul 09.00 Wib berlangsung dalam keadaan aman dan lancar.

Share.

Leave A Reply